Situs Berita Koniriau Terupdate – 21 Mei 2026 | Saham ADRO (Adaro Energy) telah menjadi sorotan investor asing belakangan ini. Dengan laba bersih yang melonjak 67% hingga akhir Maret 2026, ADRO menjadi salah satu saham yang paling menarik di pasar saham Indonesia.
Laba Bersih ADRO Melonjak
Laba bersih ADRO naik 67% menjadi Rp 249,17 miliar pada akhir Maret 2026, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini disebabkan oleh peningkatan produksi batubara dan harga jual yang lebih tinggi.
Menurut laporan keuangan ADRO, produksi batubara perusahaan meningkat 15% menjadi 12,3 juta ton pada kuartal pertama 2026, dibandingkan dengan 10,7 juta ton pada kuartal pertama 2025. Harga jual batubara juga naik 12% menjadi US$ 43,6 per ton, dibandingkan dengan US$ 38,9 per ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Investor Asing Borong Saham ADRO
Investor asing telah memborong saham ADRO di tengah melemahnya IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). Pada tanggal 10 April 2026, investor asing telah membeli saham ADRO sebanyak 12,3 juta lembar, dengan nilai transaksi mencapai Rp 123,4 miliar.
Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing telah membeli saham ADRO sebanyak 50,2 juta lembar pada bulan Maret 2026, dengan nilai transaksi mencapai Rp 502,1 miliar. Ini menunjukkan bahwa investor asing masih percaya diri dengan prospek ADRO di masa depan.
Prospek ADRO di Masa Depan
Prospek ADRO di masa depan masih cerah, dengan permintaan batubara yang terus meningkat dari negara-negara Asia seperti Cina dan India. ADRO juga telah memperluas bisnisnya ke sektor energi terbarukan, seperti pembangunan proyek tenaga surya dan tenaga angin.
Menurut rencana strategis ADRO, perusahaan akan meningkatkan produksi batubara menjadi 20 juta ton pada tahun 2027, dan 25 juta ton pada tahun 2030. ADRO juga berencana untuk memperluas bisnisnya ke sektor lain, seperti pertambangan mineral dan pengolahan batubara.
| Tahun | Produksi Batubara (juta ton) | Laba Bersih (miliar rupiah) |
|---|---|---|
| 2025 | 10,7 | 150,2 |
| 2026 | 12,3 | 249,17 |
| 2027 | 20,0 | 350,0 |
| 2030 | 25,0 | 450,0 |
Dengan prospek yang cerah dan laba bersih yang melonjak, ADRO menjadi salah satu saham yang paling menarik di pasar saham Indonesia. Investor asing telah memborong saham ADRO di tengah melemahnya IHSG, dan prospek ADRO di masa depan masih cerah.
- Produksi batubara ADRO meningkat 15% pada kuartal pertama 2026
- Laba bersih ADRO melonjak 67% pada akhir Maret 2026
- Investor asing telah membeli saham ADRO sebanyak 50,2 juta lembar pada bulan Maret 2026
- Prospek ADRO di masa depan masih cerah, dengan permintaan batubara yang terus meningkat
ADRO menjadi salah satu saham yang paling menarik di pasar saham Indonesia, dengan prospek yang cerah dan laba bersih yang melonjak. Investor asing telah memborong saham ADRO di tengah melemahnya IHSG, dan prospek ADRO di masa depan masih cerah.
